Hubungan Stress Akademik Terhadap Kesehatan Mental
The Relationship Between Academic Stress and Mental Health in Students of the Ministry of Health Polytechnic of Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.52263/jfk.v16i1.360Kata Kunci:
Stres Akademik, Kesehatan MentalAbstrak
Stress akademik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa. Tekanan yang muncul akibat tuntutan penyelesaian tugas akhir, persiapan sidang, serta ekspektasi kelulusan dan transisi menuju dunia kerja dapat menyebabkan penurunan kondisi psikologis yang berisiko berdampak pada kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat stress akademik dan kondisi kesehatan mental mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, yang melibatkan 73 responden yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala stress, yaitu PSS-10 (Perceived Stress Scale), dan kuesioner kesehatan mental SRQ-20 (Self-Rating Questionnaire). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49 responden (67,1%) mengalami stress akademik tingkat sedang, 17 responden (23,3%) mengalami stress ringan, dan 7 responden (9,6%) mengalami stress berat. Sementara itu, 40 responden (54,8%) berada dalam kategori berpotensi mengalami gangguan kesehatan mental, sedangkan 33 responden (45,2%) tidak berpotensi. Berdasarkan uji statistik, diperoleh nilai P = 0,000 yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara stress akademik dan kesehatan mental mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stress akademik dengan tingkat sedang dan berpotensi mengalami gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, perhatian khusus diperlukan untuk menjaga kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Referensi
Aloysius, S. dan Salvia, N. (2021). Analisis kesehatan mental mahasiswa perguruan tinggi pada awal terjangkitnya Covid-19 di Indonesia. Jurnal Citizenship Virtues, 1(2), 83–97.
Danu, L., Takaeb, A. E. L., dan Toy, S. M. (2024). Gambaran tingkat stres akademik mahasiswa tingkat akhir Prodi Kesehatan Masyarakat UNDANA. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 3(3), 408–416. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v3i3.3526
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. (2024). Profil kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2023. Palangka Raya: Dinkes Kalteng.
Djoar, R. K. dan Anggarani, A. P. M. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik mahasiswa tingkat akhir. Jambura Health and Sport Journal, 6(1), 52–59. https://doi.org/10.37311/jhsj.v6i1.24064
Fiqih, A. dan Ratnawati, V. (2023). Mengurai stres akademik mahasiswa tingkat akhir: faktor pemicu, dampak dan strategi pengelolaan di Universitas Nusantara PGRI Kediri. Prosiding Semdikjar (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran), 6, 755–765.
Ginata, A. J., Astuti, R. D. I., dan Hartati, J. (2023). Tingkat stres berdasarkan jenis stresor pada mahasiswa tingkat akhir tahap akademik Fakultas Kedokteran UNISBA. Jurnal Riset Kedokteran, 1(1), 25–30. https://doi.org/10.29313/jrk.vi.1915
Gisela, E. S., Kinkie, E. A., Sabbilla, A., dan Subroto, U. (2025). Pengaruh stres akademik terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa semester akhir yang terlambat lulus. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 331–341. https://doi.org/10.37481/jmh.v5i1.1179
Hamid, A. M. Z. P. dan Martha, E. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi stres mahasiswa pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dalam menyusun tesis. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(3), 283–289. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i3.2148
Hardianti, R., Erika, E., dan Nauli, F. A. (2021). Hubungan antara rasa syukur terhadap kesehatan mental remaja di SMA Negeri 8 Pekanbaru. Jurnal Ners Indonesia, 11(2), 215–227. https://doi.org/10.31258/jni.11.2.215-227
Ilhamsyah, F., Margareta, I., Pratiwi, Amanda, S. L., dan Alrefi. (2023). Gambaran umum stres akademik mahasiswa keguruan di Palembang. KOPENDIK: Jurnal Ilmiah Konseling Pendidikan, 2(2), 71–78.
Indria, R. dan Intarti, W. D. (2023). Hubungan stres akademik dengan kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Keperawatan, 15(1), 95–104.
KemenPPPA. (2023). Survei Nasional Kesehatan Mental Remaja Indonesia (I-NAMHS). Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Meliala, P. A. F. B. S. (2024). Kesehatan mental mahasiswa menghadapi tekanan akademik dan sosial. Circle Archive: Jurnal Psikologi, 1(4), 1–11. https://circle-archive.com/index.php/carc/article/view/79
Muliyah, P., Aminatun, D., Nasution, S. S., Hastomo, T., dan Sitepu, S. S. W. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Journal GEEJ, 7(2), 12–23.
Nur, A. S., Ramadhan, R., dan Wulandari, I. (2023). Gambaran kesehatan mental mahasiswa menggunakan instrumen SRQ-20. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(1), 45–53.
Rivaldi, A. (2024). Analisis faktor penyebab stres pada mahasiswa dan dampaknya terhadap kesehatan mental. Jayapangus Press Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(1), 1–11. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/metta
Simangunsong, D. P. (2024). Peran agama dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(3), 1259–1265.
Slimmen, S., Timmermans, O., Engel, M., dan Kok, G. (2022). How students cope with stress: A longitudinal study on the role of academic stressors, personal resources and student well-being. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(14), 8780. https://doi.org/10.3390/ijerph19148780
Tanjungsari, D., Afiati, E., dan Prabowo, A. S. (2024). Stres akademik mahasiswa tingkat akhir dalam mengerjakan skripsi (studi kasus pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa). Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 5(3), 737–741. https://doi.org/10.55583/jkip.v5i3.1090
Yulianti, T. S. dan Andika, I. P. J. (2024). Analisis kesehatan mental mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala. KOSALA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(2), 1–10.
Zairista, S. A., Faesal, M., dan Zulfa, V. (2024). The relationship of family harmony with stress levels in students of the Family Welfare Education Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan, 11(2), 557–565.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Forum Kesehatan : Media Publikasi Kesehatan Ilmiah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
Naskah yang dikirim penulis ke Jurnal Forum Kesehatan bila diterima dan layak terbit maka hak cipta harus diberikan kepada Jurnal Forum Kesehatan selaku penerbit jurnal.
Copyright meliputi hak eksklusif untuk mereproduksi dan memberikan artikel di semua bentuk dan media, termasuk cetak, foto, mikro film dan setiap reproduksi lain yang sejenis serta terjemahan. Reproduksi setiap bagian dari jurnal ini, penyimpanan dalam data base dan transmisi oleh media, seperti elektronik, elektrostatik dan mekanik salinan, fotokopi, rekaman, media magnetik, dll akan diizinkan hanya dengan izin tertulis dari Jurnal Forum Kesehatan
Jurnal Forum Kesehatan menjamin para editor melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa tidak ada data yang salah atau menyesatkan, pendapat atau pernyataan dipublikasikan dalam jurnal.









